Agats – Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat secara resmi membuka kegiatan Pelatihan dan Pengenalan Cambridge Primary bagi SDN Terpadu 1 Kaye dan SMPN 3 Agats Tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Wiyata Mandala, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Bupati Asmat dalam memajukan pendidikan di Tanah Asmat. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Asmat berupaya membuka akses bagi peserta didik dan tenaga pendidik terhadap standar pembelajaran yang selaras dengan perkembangan pendidikan global, tanpa meninggalkan kekhasan dan kearifan lokal daerah.

Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Alexander J. Yamlean, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Asmat memerlukan langkah-langkah inovatif dan kolaborasi lintas pihak. Menurutnya, pengenalan kurikulum Cambridge Primary menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkaya metode pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru, dan menumbuhkan semangat belajar peserta didik sejak jenjang dasar.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi para guru dan peserta didik. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh hendaknya diterapkan secara nyata di ruang-ruang kelas,” ujar Alexander dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, Alexander juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Surabaya Grammar School (SGS) yang telah hadir dan bersedia berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam penerapan Cambridge Primary. Kehadiran para narasumber dari SGS dinilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Asmat, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Kegiatan ini menyasar sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Asmat, yakni SDN Terpadu 1 Kaye dan SMPN 3 Agats. Kedua sekolah tersebut dipilih sebagai sekolah percontohan yang diharapkan dapat menjadi pionir sekaligus inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada masa depan.
Usai seremoni pembukaan, para narasumber dari Surabaya Grammar School bersama peserta bergerak menuju sekolah-sekolah sasaran untuk melaksanakan Pelatihan dan Pengenalan Cambridge Primary. Rangkaian pelatihan tersebut mencakup pengenalan kerangka kurikulum, strategi pembelajaran di kelas, serta praktik penerapan metode pengajaran bagi para guru.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat berharap terwujud peningkatan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan, sehingga generasi muda Asmat mampu tumbuh menjadi insan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.





















