Agats – Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Se-Kabupaten Asmat Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 5–7 Oktober 2026, di Gedung Aula Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat.
Bimtek ini diikuti kepala satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK. Hadir pula satu orang penanggung jawab kurikulum dari tiap satuan pendidikan di Kota Agats, serta pengelola Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis, dengan total peserta [jumlah peserta].
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Amos Rully, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas dan kompetensi kepala satuan pendidikan dalam kepemimpinan, pengelolaan, dan pengembangan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi untuk menjawab tantangan pengelolaan pendidikan di Asmat. Pembiayaan bersumber dari DPA Dinas Pendidikan Tahun Anggaran 2026, sedangkan biaya transportasi dan akomodasi peserta dibebankan pada dana BOSP Tahap 2 Tahun 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asmat, [Yoel Manggaprou, S.Th], dengan membacakan sambutan Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST., M.Si. Dalam sambutan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan atas penyelenggaraan kegiatan, serta kepada narasumber, pengawas sekolah, dan para kepala satuan pendidikan atas kehadirannya.
Bupati menggarisbawahi sejumlah materi penting, yakni aturan pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah, pengelolaan kinerja, revitalisasi satuan pendidikan, pengelolaan dan pelaporan dana BOSP, serta disiplin pegawai. Ia mengingatkan bahwa dana BOSP adalah amanah yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, kesulitan sekolah sering muncul bukan karena ketidakmampuan mengelola dana, melainkan karena administrasi dan pelaporan yang belum tertib.
Bupati juga berpesan khusus kepada para kepala sekolah agar menjadi pemimpin yang hadir, disiplin, bertanggung jawab, terbuka, dan mampu menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah. Ia mengajak seluruh peserta memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat. "Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan menghasilkan pengetahuan, kesepahaman, serta langkah nyata untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Asmat," demikian harapan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Direktorat PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Narasumber lain berasal dari BPMP Provinsi Papua dan BGTK Provinsi Papua, serta perwakilan Inspektorat, BKPSDMA, dan BPKAD Kabupaten Asmat.
Pada hari ketiga, Rabu (7/10/2026), kegiatan diawali dengan materi singkat dari Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST., M.Si. Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik yang baru mendaftar ke jenjang lanjutan, seperti SMP dan SMA. Ia mengharapkan para kepala sekolah memahami dan menyiapkan pelaksanaan TKA dengan baik di satuan pendidikan masing-masing.Melalui Bimtek ini, para kepala sekolah diharapkan membawa pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh untuk diterapkan di satuan pendidikan masing-masing, serta menyusun rencana tindak lanjut demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Asmat.

















