Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat melaksanakan kegiatan “Advokasi Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Kabupaten Asmat Tahun 2026” yang berlangsung pada 15 Agustus 2026 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat. Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga pendidik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari seluruh wilayah Kabupaten Asmat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, S.E., M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Alexander J. Yamlean, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Yohanis Konam, narasumber dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, serta para tenaga pendidik SMP se-Kabupaten Asmat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, S.E., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perkembangan teknologi digital harus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkannya sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Menurutnya, kehadiran berbagai perangkat digital di sekolah, termasuk Interactive Flat Panel (IFP), bukan sekadar sebagai fasilitas tambahan, tetapi harus dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Kepala Dinas menyampaikan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran harus tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Guru diharapkan tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan materi, menampilkan media pembelajaran, membangun interaksi dengan siswa, serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif.
Ia juga mendorong para tenaga pendidik untuk tidak ragu mencoba berbagai metode pembelajaran berbasis digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan memberikan hasil yang maksimal apabila dibarengi dengan kreativitas, kesiapan guru, dan kemauan untuk terus belajar.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Alexander J. Yamlean, S.Pd., M.Pd. Ia menambahkan bahwa optimalisasi peralatan digitalisasi pembelajaran membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, sekolah, kepala sekolah, dan tenaga pendidik.
Ia menekankan bahwa perangkat yang telah tersedia di satuan pendidikan harus benar-benar digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan tidak hanya menjadi fasilitas yang tersimpan tanpa dimanfaatkan. Para guru diharapkan dapat menjaga, merawat, sekaligus memanfaatkan perangkat tersebut secara bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Sekretaris Dinas mengajak seluruh tenaga pendidik SMP di Kabupaten Asmat untuk terus meningkatkan kompetensi digital. Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan saat ini.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama. Dalam pemaparannya, narasumber memberikan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, serta optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Para peserta diperkenalkan pada berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar, mulai dari menampilkan materi pembelajaran secara interaktif, penggunaan media visual dan audiovisual, hingga pemanfaatan berbagai sumber belajar digital untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran.
Narasumber juga menekankan bahwa Interactive Flat Panel dapat menjadi sarana untuk mengubah pembelajaran yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan pemanfaatan yang tepat, guru dapat menghadirkan materi pembelajaran secara lebih konkret dan menarik sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan advokasi ini, para tenaga pendidik SMP se-Kabupaten Asmat diharapkan tidak hanya memahami fungsi perangkat digitalisasi pembelajaran, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Kegiatan Advokasi Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Kabupaten Asmat Tahun 2026 menjadi salah satu langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi sekaligus meningkatkan kompetensi digital para tenaga pendidik.
Dengan optimalisasi pemanfaatan Interactive Flat Panel dan berbagai perangkat digital pembelajaran lainnya, diharapkan proses belajar mengajar di jenjang SMP Kabupaten Asmat dapat semakin inovatif, efektif, dan menarik, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Asmat.





























