Syuru, 19 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita dan kebanggaan mewarnai kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Terpadu Negeri I Syuru yang berlangsung di pelataran sekolah pada Jumat (19/06/2026). Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena merupakan pelepasan angkatan pertama peserta didik TK Terpadu Negeri I Syuru yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, SE., M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Bonaventura Silu, para tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta orang tua dan wali murid.
Kegiatan diawali dengan berbagai penampilan seni dari para siswa yang menampilkan kreativitas, keberanian, dan bakat yang telah diasah selama mengikuti pendidikan di TK Terpadu Negeri I Syuru. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Ia mengungkapkan bahwa ke depan area TK Terpadu Negeri I Syuru akan dilakukan pelebaran guna mendukung pengembangan fasilitas sekolah.
“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas pendidikan di TK Terpadu Negeri I Syuru. Rencana pelebaran area sekolah diharapkan dapat mendukung pembangunan kantor sekolah yang representatif, ruang UKS, serta fasilitas keamanan dan pendukung lainnya demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.
Barbalina juga menyampaikan rasa syukur atas capaian peserta didik angkatan pertama yang menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Dari lulusan tahun ini, terdapat lima siswa yang telah mampu membaca, menulis, berhitung, bahkan mengenal dan menggunakan kosakata sederhana dalam Bahasa Inggris sehari-hari.
“Ini merupakan pencapaian yang patut kita syukuri bersama. Kemampuan dasar yang dimiliki anak-anak ini menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan usia dini yang berkualitas mampu memberikan fondasi yang kuat bagi masa depan anak-anak Asmat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, dalam arahannya menegaskan pentingnya memastikan setiap anak memiliki kompetensi dasar sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Menurutnya, kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap peserta didik.
Bupati mencontohkan masih ditemukannya beberapa lulusan sekolah dasar yang belum menguasai kemampuan dasar tersebut (baca, tulis, hitung) saat hendak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP. Dengan penuh kepedulian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh terus berulang.
“Saya menyampaikan hal ini karena saya peduli terhadap masa depan anak-anak Asmat. Kita tidak boleh membiarkan anak-anak melanjutkan pendidikan tanpa memiliki kemampuan dasar yang memadai. Karena itulah pemerintah membangun dan memperkuat pendidikan PAUD dan TK sebagai fondasi utama untuk memperbaiki kualitas pendidikan dari tingkat paling bawah,” tegas Bupati.
Ia mengaku bangga melihat hasil yang mulai terlihat dari keberadaan TK Terpadu Negeri I Syuru. Keberhasilan lima siswa yang telah mampu membaca, menulis, berhitung, dan mengenal Bahasa Inggris sederhana menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan usia dini memberikan dampak yang nyata.
“Ini adalah hasil yang luar biasa. Anak-anak ini menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang baik sejak usia dini, mereka mampu berkembang dengan sangat baik dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Asmat untuk membangun sekolah dasar dengan standar kurikulum Cambridge di Kampung Kaye. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia Asmat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut mengingatkan para orang tua bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan guru di sekolah, melainkan juga tanggung jawab keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
“Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi dan membentuk karakter anak. Pendidikan yang baik harus dimulai dari rumah. Pemerintah dan sekolah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga,” pesannya.
Melalui kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Terpadu Negeri I Syuru ini, diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua terus terjalin demi mewujudkan generasi Asmat yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.













