Agats, 20 Mei 2026 — Suasana Aula Wiyatamandala, Agats, tampak penuh semangat dan antusiasme saat pelaksanaan Seleksi Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Asmat. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Mei 2026 tersebut memperlombakan cabang seni pantomim yang diikuti oleh siswa-siswi SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Asmat.
Sejak pagi hari, para peserta bersama guru pendamping mulai memadati lokasi kegiatan. Masing-masing peserta tampil dengan persiapan dan kreativitas yang berbeda, menampilkan kemampuan berekspresi melalui gerakan tanpa kata. Meski tanpa dialog, setiap penampilan mampu menghadirkan cerita dan pesan yang mudah dipahami oleh para penonton maupun dewan juri.
Seleksi FLS3N ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang seni, sekaligus membangun rasa percaya diri sejak usia dini. Melalui cabang pantomim, para peserta diajak untuk melatih konsentrasi, ekspresi, kerja sama, serta kemampuan menyampaikan pesan melalui gerak tubuh dan mimik wajah.

Dalam pelaksanaan lomba, para peserta menampilkan berbagai tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari persahabatan, disiplin di sekolah, menjaga lingkungan, hingga cerita tentang kehidupan masyarakat. Kreativitas para siswa terlihat dari cara mereka membangun alur cerita sederhana namun menarik untuk ditampilkan di atas panggung.
Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi peserta didik di bidang seni budaya. Selain itu, FLS3N diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus berkarya dan berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

Dukungan dari para guru pendamping dan sekolah juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka turut memberikan semangat kepada para peserta agar dapat tampil maksimal dan menikmati setiap proses dalam perlombaan.
Melalui kegiatan seleksi ini, nantinya peserta terbaik akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Asmat pada ajang FLS3N di tingkat berikutnya. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang positif bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi seni yang dimiliki sejak dini.
